Kamis, 20 Oktober 2016

Game Red Dead Baru Sedang Digarap Rockstar ?

Game Red Dead Baru Sedang Digarap Rockstar ?
Kemarin malam (16/10/2016), Rockstar berhasil membuat para penggemarnya penasaran dan bertanya – tanya. Ini mengenai foto yang diunggah Rockstar secara serentak diseluruh akun sosial media nya (Facebook Twitter) dan website resminya.
Sebenarnya ini hanya foto logo Rockstar saja, namun karna warna backgroundnya berwarna merah, ada indikasi, Rockstar punya maksud tertentu mengenai warna merah yang diterapkan di gambar itu.
Banyak gamers yang berpendapat dengan mengomentari foto tersebut di facebook/twitter/website resminya, mereka berpendapat ada indikasi bahwa Rockstar  mungkin akan merilis game Red Deadbaru dimasa mendatang. Karna warna merah itu sendiri adalah ciri khas dari game Red Dead Remdemption.
Namun sayangnya, Rockstar saat ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini. Tapi tampaknya Rockstar sengaja ingin membuat penggemarnya penasaran terlebih dahulu

Kamis, 13 Oktober 2016

No Man`s Sky Tidak Harus Dihina Seperti Sekarang



Beberapa hari yang lalu, tim developer indie Hello Games akhirnya merilis game paling ambisius mereka. Setelah berbagai iterasi game tentang pengendara motor ekstrem di seri Joe Danger, kini mereka muncul dengan kisah penjelajahan antariksa melalui No Man’s Sky.
Semenjak diumumkan di akhir 2013 sampai perilisannya, baik Sony selaku pendukung utamagame ini maupun Sean Murray sebagai salah satu figur paling penting di Hello Games menjanjikan hal-hal yang terkesan terlalu luar biasa di No Man’s Sky. Sayangnya promo yang diharapkan bisa meningkatkan hype game ini malah menjadi bumerang tersendiri.

Tidak mengejutkan

No Man's Sky | Screenshot
Jujur saja saat saya memainkan No Man’s Sky, saya tidak merasa terlalu terkejut dengan tingginya kesan repetitif yang ada di game ini. Dari pertama No Man’s Sky diumumkan hanya satu hal yang secara konstan dibanggakan oleh Hello Games, yaitu besarnya alam semesta yang bisa pemain jelajahi.
Hal inilah yang membuat saya sempat skeptis kepada No Man’s Sky. Untuk apa memiliki dunia yang besar tapi terasa kosong bukan? Berbeda dengan game seperti Journey yang meskipun kecil dan singkat, tapi seluruh kontennya seakan-akan dibuat dengan detail. Perbandingannya mungkin seperti batik produksi pabrik dan batik yang digambar tangan, kualitasnya jelas terasa jauh berbeda.
Meskipun begitu, memainkan No Man’s Sky ternyata tidak semembosankan apa yang saya bayangkan. Game ini memiliki sesuatu yang tidak banyak dapat saya temukan di gamemodern, yaitu sense of discovery alias kenikmatan menemukan hal baru tidak terduga, walaupun hal tersebut adalah suatu karya acak hasil hitungan matematika.
No Man's Sky | Screenshot 2
Bermain No Man’s Sky bahkan terasa seperti memainkan versi ringan dan ekonomis dariSkyrim, game yang mendapatkan respons positif dari begitu banyak orang.
Jadi, kalau misalnya ada yang protes kepada No Man’s Sky dengan alasan dunia di game ini terlalu kosong dan membosankan, mungkin orang-orang tersebut kurang teliti ketika mengikuti perkembangan berita menyambut perilisan No Man’s Sky.
Bahkan tanpa mengikuti beritanya pun, mendengar kabar bahwa game ini dibuat selama empat tahun dan kontennya baru bisa dijelajahi semua setelah 584 miliar tahun seharusnya sudah jadi tanda kalau No Man’s Sky memang adalah game dengan konten yang cukup kosong dengan banyak bagian yang dilahirkan dari hitungan otomatis komputer.

Bisa menjadi sebuah permulaan

No Man's Sky | Screenshot 3
Dalam keadaannya sekarang, No Man’s Sky mungkin bukanlah game yang baik. Tapi jika kita lihat dari sudut pandang lain, game ini sesungguhnya punya potensi besar untuk industrigame ke depannya.
Bayangkan saja, apa yang telah Hello Games buat melalui No Man’s Sky bisa menjadi inspirasi baru untuk developer yang lebih besar membuat game serupa dengan konten yang lebih padat di dalamnya. Atau tidak perlu jauh-jauh, tidak menutup kemungkinan juga Hello Games bisa memberikan update besar untuk aktivitas yang bisa pemain lakukan di game ini.
Dari segi multiplayer sendiri, membuat No Man’s Sky menjadi pengalaman multiplayersepenuhnya tentu akan menjadi terlalu kompleks. Tapi dengan modifikasi tertentu, bisa saja tim Hello Games menerapkan sistem multiplayer seperti di seri Dark Souls ataugame asinkronis (tidak berhubungan dengan peristiwa yang terbatas waktu) lainnya.
No Man's Sky | Screenshot 4
Perlu diingat juga, Hello Games adalah tim kecil dengan jumlah anggota yang tidak sampai dua puluh orang. Fakta bahwa mereka bisa mewujudkan game seambisius No Man’s Sky saja patut diacungi jempol.
Sekarang bayangkan jika lebih banyak orang dan uang terlibat dalam pengembangan gameseperti No Man’s Sky, yah mungkin bedanya juga tidak akan terlalu signifikan, tapi detail yang disajikan tentunya bisa lebih memukau kita semua.

Tidak bersih dari dosa

Meskipun melalui tulisan ini saya hendak menyampaikan pembelaan terhadap Hello Games dan Sony, tapi kedua oknum tersebut juga tidak bersih dari dosa yang menyebabkan tingginya komentar negatif terhadap No Man’s Sky.
No Man's Sky | Screenshot 5
Mungkin saja di masa pengembangan No Man’s Sky, Hello Games benar-benar berniat untuk memasukkan elemen multiplayer dalam game ini, lalu kenyataan hidup membentur usaha mereka dan membuat rencana tersebut gagal. Mungkin juga memang janji-janji soalmultiplayer itu adalah bohong belaka.
Tapi yang mana pun fakta sebenarnya tentang No Man’s Sky, Hello Games seharusnya mau mengomunikasikannya dengan jelas dan jujur kepada calon pemain. Kalau memang game ini tidak memiliki multiplayer, akuilah kesalahan tersebut dan jangan terus menerus mencari alasan untuk berkilah.
Hal itu mungkin akan menjadi sasaran empuk para hater untuk terus menyerang, tapi jelas jauh lebih baik daripada sekadar diam dan membiarkan hater tetap berkomentar negatif juga.

Kesimpulan

No Man's Sky | Screenshot 6
No Man’s Sky mungkin tidak memenuhi ekspektasi banyak orang, tapi melalui game ini Hello Games jelas menunjukkan niat yang ambisius untuk mewujudkan sebuah petualangan antariksa tak terbatas. Banyak hal yang gagal dari percobaan ini, tapi setidaknya mereka mencoba.
Bayangkan saja jika setiap ada developer yang hendak melakukan eksperimen ambisius harus menerima kritik sekeras yang Hello Games terima melalui No Man’s Sky, mungkin kita harus bersiap untuk hidup di dunia yang dipenuhi oleh game yang itu-itu melulu. Dunia di mana inovasi hanya tampil dalam wujud grafis yang lebih bagus saja.
Memberikan kritik pedas itu biasa, tapi terlalu banyak memberikan kritik tanpa apresiasi, apalagi tanpa membuktikan sendiri kualitas game ini jelas bukan sebuah perilaku terpuji untuk developer game bersangkutan.

sumber : https://id.techinasia.com/opini-no-mans-sky-inovasi-tidak-dihargai